PC-Call TripleOne   Leave a comment

Perangkat TripleOne Pajak

Www.caxra.com

Perekam Telepon PSTN (Telkom)   42 comments

PhoneX Recorder v1.0

copyright : caxramedia © 2012
powered by : snida-labs

publisher : caXramedia

Pengelolaan telepon di rumah atau di kantor, biasanya terfokus pada upaya peningkatan efektivitas dan efisiensi telepon masuk (inbound call) atau telepon keluar (outbound call). Mulai dari proses Routing, Call Restriction, dan sebagian diantaranya sampai pada tahap dokumentasi atau pencatatan transaksi telepon atau Call Data Record (CDR). Dalam konteks upaya peningkatan efektivitas dan efisiensi penggunaan telepon, nampaknya sampai disitu telah cukup memadai, apalagi karena fitur-fitur tersebut sudah menjadi fitur standar PBX/PABX.

Umumnya Call Data Record (CDR) dianggap sebagai bukti autentik ‘transaksi’ percakapan telepon. Anggapan ini sepenuhnya benar, karena informasi yang dicatat setidaknya meliputi ; Nomor Pemanggil (user/extention), Nomor Tujuan (Destination), Waktu (Date Time), dan Lama Panggilan (Duration Call). Akan tetapi saat ini, bukti (autentifikasi) percakapan telepon tidak lagi dipandang cukup hanya berupa CDR, karena CDR hanya bukti berupa log-catatan (tulisan).

Dalam dunia komunikasi kita sering mendengar istilah audio-visual-aid (didengar-dilihat-dirasakan). Jika istilah tersebut kita terjemahkan maka salah satu point yang dapat kita perhatikan adalah : catatan atau dokumentasi ‘transaksi’ telepon akan lebih sempurna bila didukung oleh bukti audio (suara).

Sebagaimana kita maklumi bersama, bahwa komunikasi telepon sebenarnya adalah komunikasi berupa suara (audio). Maka, bukti (autentifikasi) semestinya jika ditunjang oleh adanya dokumentasi (rekaman) percakapan telepon itu sendiri.

Sejumlah lembaga saat ini telah memanfaatkan sistem perekam percakapan telepon. Kita mengetahui berbagai kasus hukum di tanah air berhasil ditelusuri berdasarkan rekaman percakapan telepon.

Dilapangan, berdasarkan pengalaman kami, saat ini sistem perekam telepon sudah menjadi hal yang lumrah. Unit-unit bisnis yang bergantung pada penggunaan telepon seperti Call Centre, Customer Service, Telemarketing, dll. sudah sejak lama memanfaatkan sistem perekam percakapan telepon. Bahkan di rumah-rumah, meskipun dengan teknologi yang lebih sederhana, banyak ditemui alat perekam konvensional dengan menggunakan pita kaset sebagai media penyimpanan hasil rekamannya.

Salah satu sistem perekam percakapan telepon yang kini dapat anda pilih adalah PhoneX Recorder yang diproduksi oleh caXramedia. PhoneX Recorder merupakan salah satu implementasi Information and Communications Technology (ICT) dalam upaya memaksimalkan fungsi komputer.

Jika sistem perekam telepon konvensional (pita kaset) terbatasi oleh kapasitas perekaman, belum lagi ditambah berbagai kelemahan lainnya. Maka sistem perekam digital yang dipakai oleh PhoneX Recorder memungkinkan anda untuk melakukan proses dokumentasi (perekaman) percakapan dengan lebih baik. Mudah dalam proses, dan maksimal dari sisi output yang didapat.

Konsep teknis PhoneX Recorder berupa proses konversi signal listrik dari line telepon (PSTN/FWT/FWL) menjadi audio, lalu dimasukan ke dalam Software Audio Recorder untuk diproses menjadi data digital (file audio).

PhoneX Recorder terdiri dari hardware dan software yang dijual satu paket dengan harga yang ekonomis dan proporsional.

Fitur-fitur yang tersedia pada PhoneX Recorder antara lain :

Support Multi Audio Device

Dapat dioperasikan dengan berbagai jenis Audio Device (soundcard), disertai pilihan line audio (mixer) yang dipergunakan.

Real Time Split Record

Output (file audio) recording terpisah berdasarkan Nomor Telepon, Tanggal, dan Jam.

Costumize Record Format

Format Output (file audio) recorder dapat berupa WAV, MP3, WMA, OGG, VOX, AU, AIFF, MP4, dan FLAC. Kualitas audio (Bit Rate/Frequensi) dapat disetting sesuai kebutuhan. Sebagai contoh : dengan format audio WMA / 10kBPS, 16Khz, Mono, hanya membutuhkan ruang simpan 7,4 Mbyte per jam record.

Auto Start-Stop Recording

Otomatis Start-Stop recording ketika terjadi percakapan telepon. Sehingga tidak diperlukan operator untuk mengoperasikan program, sekaligus untuk menghemat kebutuhan ruang simpan hasil recording (hardisk).

Hardware Phonex Recorder (single line)

Screenshoot software Phonex Recorder (single line)

Model Instalasi Phonex Recorder (single line)

Jika anda berminat, anda dapat menghubungi kami melalui blog ini.


Fixed Wireless Terminal (FWT)   11 comments

Jika dulu kita hanya mengenal PSTN (Telkom) untuk melakukan pembicaraan jarak jauh (telepon). Dimana komunikasi dilakukan dengan memanfaatkan fixed line (kabel) sebagai media untuk mengirim atau menerima suara/percakapan.

Saat ini kita sudah sangat familiar dengan media komunikasi wireless. Dengan beragam model dan fitur yang ditawarkan kita bisa memperoleh alat komunikasi dengan harga yang variatif. Fungsi telepon menjadi sangat mudah dan murah. Lebih dari itu, telepon menjadi lebih personal. Coba bayangkan disatu rumah dulu dipandang cukup dengan satu line telepon telkom. Sekarang dirumah umumnya ada Handphone ayah, ibu, anak, bahkan pembantu. Tegasnya, setiap orang punya nomor telepon sendiri-sendiri.

Jika dirumah, cukup satu line telepon telkom. Maka lain halnya dengan dikantor. Kebutuhan akses telepon untuk kantor/perusahaan memang sangat beragam akan tetapi umumnya kantor-kantor memiliki lebih dari satu line PSTN/Telkom.

Terlepas dari asumsi bahwa keberadaan line telkom di suatu perusahaan menjadi prestise tersendiri bagi perusahaan tersebut. Pada kenyataanya terkadang agak susah jika kita menginginkan line telepon PSTN/Telkom. Beda dengan membeli hape atau membeli simcard hape. Anda bisa melihat penjual Hape atau simcard bahkan diemper jalan.
Dengan tujuan dan alasan yang beragam, mestilah ada orang yang bertanya, bagaimana caranya agar nomor hape (simcard) menjadi nomor kantor?
Jawaban paling gampang : beli hape simpan dikantor lalu pake rame-rame. Satu hape dioper-oper, gantian. Simple kan?

Kecuali anda cukup dengan cara di atas, maka tulisan ini mungkin gak bermanfaat bagi anda.

Tapi jika anda serius ingin menggunakan nomor hanphone untuk digunakan dikantor silahkan simak tulisan ini lebih lanjut.

Pengunjung sawahurang tentunya sudah mudeng dengan yang namanya PABK/PBX. Dengan adanya PBX maka telepon dapat diakses dengan lebih mudah dan sistematis. Seluruh ruangan atau seluruh meja karyawan bisa kita taruh pesawat telepon, tergantung jumlah extention yang dimiliki.
Jika dikantor anda sudah tersedia PABX/PBX maka agar nomor hape/simcard dapat digunakan sebagai nomor kantor dan dishare rame-rame, maka anda tinggal beli FWT (fixed wireless terminal) atau ada juga orang menyebutnya FWL (fixed wireless line).

Ketika kita membicarakan FWT, sampai akhir tahun 2008 yang namanya FWT sebenarnya tak lebih dari hape yang dimodifikasi. Diambil engine-nya ditambahi rangkain controler. Ganti cassing. Made in indonesia gitu lho. he he…
Seingat saya hape kyocera, sony ericson, dan nokia seringkali jadi korban modifikator. Jadi inget jaman itu…dipojok ruangan ada berkarung casing hape korban mutilasi. ha ha….
Lanjut, awal 2009 mulai ada yang masukin modul GSM atau CDMA. Ada merk Siemen dan Qualcomm. Lumayan lebih manusiawi lah.
Saat ini kita sudah banyak menjumpai FWT beneran (branded). Baik GSM maupun CDMA. Sebut saja Sagem untuk GSM dan Huawei untuk CDMA misalnya.

Anda bisa mendapatkan FWT dengan Harga dibawah Satu Juta rupiah.
Tergantung merk dan fitur tentunya.
Pada alat FWT ini tersedia : connector RJ11, Conector power supply dan antena, serta slot simcard.
Jika kebutuhan anda komunikasi voice, maka umumnya tidak perlu setting rumit. Pasang simcard, Colok power supply dan antena. Colokin CO line ke PBX…jadi deh.
Anda bisa pilih provider GSM/CDMA yang anda sukai. Sekarang kan banyak tuh operator celular. Dengan berbagai penawaran tarip yg kompetitip tentunya.
Hmmm…cape juga ngetik pake Hape. Udah dulu ya gan?! nanti ane tambahin lagi tulisanya kalo sempet.
Sst…! jika agan ada butuh FWT boleh kontak ane ya Gan! Thank’s

Posted Februari 16, 2012 by asepsajah in Fix Phone, Fixed Phone, Mobile Phone, Telephone

Jangan Punya e-Mail !!!   6 comments

Seorang laki-laki pengangguran melamar posisi sebagai ‘office boy’ di Microsoft. Manajer HR mewawancarainya, kemudian melihatnya untuk membersihkan lantai sebagai ujian.

“Anda diterima bekerja. Berikan alamat e-mail Anda dan saya akan mengirimkan aplikasi untuk diisi, juga tanggal ketika Anda dapat mulai bekerja,” kata Manajer HR.

Pria itu menjawab, “Tapi saya tidak punya komputer, bahkan email.”

“Maafkan aku, jika Anda tidak memiliki email, itu berarti Anda tidak ada. Dan siapa yang tidak ada, tidak dapat memiliki pekerjaan,” tambah Manajer HR.

Orang itu tanpa harapan sama sekali. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan, dengan hanya memiliki uang $10 di saku, Ia kemudian memutuskan untuk pergi ke supermarket dan membeli 10 kg peti tomat.

Dia kemudian menjual secara keliling tomat itu dari rumah ke rumah. Dalam waktu kurang dari dua jam, dia berhasil melipatgandakan modalnya.

Dia mengulangi penjualannya secara keliling tiga kali, dan pulang dengan uang $60. Lelaki itu menyadari bahwa ia bisa bertahan hidup dengan berjualan tomat, dan dia mulai untuk pergi berjualan tomat sehari-hari dan sering pulang larut malam mendagangkan dagangannya hari demi hari.

Uuang keuntungan yang didapat dua kali lipat atau tiga kali lipat dalam penjualannya sehari-hari. Tak lama, ia membeli mobil, lalu truk, dan kemudian ia mempunyai armada kendaraan pengiriman sendiri.

5 tahun kemudian, orang itu menjadi salah satu pengusaha food retailer terbesar di Amerika Serikat. Ia mulai merencanakan masa depan keluarganya, dan memutuskan untuk memiliki asuransi jiwa.

Dia memanggil broker asuransi, dan memilih rencana perlindungan. Ketika percakapan, broker bertanya tentang email yang akan dipakai untuk keperluan asuransi.

Pria itu menjawab, “Aku tidak punya email.”

Broker itu penasaran dan ingin tahu mengapa ia tidak punya email, “Anda tidak memiliki email, namun telah berhasil membangun sebuah imperium perusahaan bisnis. Dapatkah Anda membayangkan apa yang bisa terjadi jika Anda memiliki email?”

Pria itu berpikir sejenak dan menjawab, “Ya, aku akan menjadi seorang office boy di Microsoft!!”

Pesan dari cerita diatas:
Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka. Namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup terlalu lama sehingga tidak melihat pintu lain yang telah terbuka. Jangan pernah berhenti berusaha dan jangan menyerah karena gagal, serta berani melangkah.

Posted Agustus 4, 2011 by asepsajah in Internet

Configuration Yealink SIP-T20   11 comments

Waktu menunjukan 4.20  WIB. Lewat dinihari. Nulis apa ya ? Daripada bengong…ini aja deh !

SIP-Phone Yealink T20.

Di pasaran harganya berkisar antara 600-800 ribu rupiah. Cocok buat anda yang lagi ujicoba VOIP, IP-PBX, dll. (kalo ada yg perlu bisa pesen ke saya, harga bisik-bisik ! hehehe… )

Untuk melakukan pengaturan/setting Yealink SIP-T20 ini bisa dilakukan langsung menggunakan pesawat itu sendiri, maupun secara remote menggunakan web interface. Yang akan saya tulis disini pengaturan/setting menggunakan web interface.

Persiapan :

Asumsi saya ditempat ada telah tersedia LAN,

  • Colokin conector  RJ45 ke port  Female RJ45 di pesawat.
  • Colokin power Adaptor pesawat. Tunggu initializing. Dia akan mencari atau berusaha registrasi ke system.
  • Tekan tombol Menu, pilih option Status. akan terlihat IP pesawat, ditempat saya terbaca : 192.168.1.5, artinya pesawat memiliki alamat IP 192.168.1.5. Anda bisa melakukan setting alamat IP apakah akan dibuat static atau dinamic. Saran saya pilih IP pengaturan Dinamic, biar anda tidak repot set IP masing-masing pesawat.

Go..go..go :

  • Buka browser komputer anda, lalu arahkan ke web interface pesawat, ketik http://192.168.1.5, akan muncul konfirmasi login
  • Ketik user name (default “admin”) dan password (default “admin”).
  • Klik Account Tab. Dalam contoh ini, saya ingin agar pesawat telpon didaftarkan sebagai client (extention) IP-PBX di tempat saya, yang memiliki alamat “192.168.1.77”
  • Set “Line Active” field to “On”
  • Isi kolom “Label”,  dengan nama yang anda inginkan untuk tampil di display pesawat. Untuk Contoh ini saya isi “Mas Asep”.
  • Isi kolom “Display Name”, dengan nama yang anda inginkan untuk tampil di display pesawat lain ketika anda melakukan panggilan ke pesawat lain. Untuk Contoh ini saya isi “Mas Asep”.
  • Isi kolom “Register Name”, nomor extension yang diperuntukan untuk pesawat. Untuk Contoh ini saya isi “5001”.
  • Isi kolom “User Name”, untuk autentifikasi pengguna, biasanya diisi sesuai nomor extention. Untuk Contoh ini saya isi “5001”.
  • Isi kolom “Password”, untuk autentifikasi pengguna, ditentukan pada saat melakukan setting untuk extension di IP-PBX. Untuk Contoh ini saya isi “123456”.
  • Isi kolom “SIP Server” dengan IP address IP-PBX. Dalam contoh ini saya isi “192.168.1.77”
  • Isi kolom SIP Server “Port”, defaultnya “5060”
  • Pastikan pilihan “NAT Traversal” diset “Disabled”
  • Isi kolom “Voice Mail”, sesuai Extention Number Voice Mail yang diperuntukan. Untuk Contoh ini saya isi “5001”.
  • Save/Ok/Close
  • Restart Pesawat. Initializing. Jika Registrasi sukses. Akan terlihat label di display pesawat, dan jika angkat gagang akan terdengar dial tone.
  • Selesai !!!

Coba telpon ke Surabaya ah…, tapi nelpon sopo ya???

Hehe… Salam Damai !

Tambahan Gan, ini spek lengkap pesawat :
Key Feature:
TI TITAN chipset and TI voice engine
3-line LCD(2 x 15 characters and an icon line)
2 VoIP accounts, Broadsoft validated
HD Voice: HD Codec, HD Handset, HD Speaker
31 keys including 9 function keys
Voicemail, Intercom
Localized language, XML phonebook
FTP/TFTP/HTTP, PnP Auto-provision
SRTP/HTTPS/TLS, VLAN, QoS
Headset, Wall-Mounted

Phone Features :
2 VoIP accounts, hotline, emergency call
Call waiting, call transfer, call forward
Hold, mute, flash, auto-answer, redial
3-way conference, DND, speed dial
XML phonebook import/export, call history
Volume adjustment, ring tone selection
Tone scheme, System log
Multi-language (more than 20)

IP PBX System Integration :
Dial plan, dial-now
Voicemail, MWI
Intercom
XML phonebook
Call park, call pickup
Distinctive ringtone
Codecs and Voice Features
Wideband codec: G.722
Narrowband codec: G.711, G.723.1, G.726, G.729AB
VAD, CNG, AEC, PLC, AJB, AGC
Full-duplex hands-free speakerphone with AEC

Network Features:
SIP v1 (RFC2543), v2 (RFC3261)
NAT Traversal: STUN mode
DTMF: In-Band, RFC2833, SIP Info
Proxy mode and peer-to-peer SIP link mode
IP Assignment: Static/DHCP/PPPoE
TFTP/DHCP/PPPoE client
Telnet/HTTP/HTTPS server
DNS client
NAT/DHCP server

Management:
FTP/TFTP/HTTP/PnP auto-provision
Configuration: browser/phone/auto-provision
Direct IP call without SIP proxy
Dial number via SIP server
Dial URL via SIP server

Security:
HTTPS (server/client)
SRTP (RFC3711)
Transport Layer Security (TLS)
VLAN (802.1 pq), QoS
Digest authentication using MD5/MD5-sess
Secure configuration file via AES encryption
Phone lock for personal privacy protection
Admin/user configuration mode

Physical Features:
TI TITAN chipset
3-line LCD with an icon line and 2×15 characters lines
31 keys including 9 function keys
4 LEDs: 1xpower, 2xline, 1xmessage
1xRJ9 handset port
1xRJ9 headset port
2xRJ45 10/100M Ethernet ports
Wall-mounted
Power adapter: AC 100~240V input and DC 5V/1.2A Output
Power consumption: 1.4-2.6W
Net weight: 0.77kg
Dimension: 185 x 200 x 90mm
Operating humidity: 10~95%
Storage temperature: up to 60°C

Posted Juli 19, 2011 by asepsajah in Internet, Telephone, Voip

Fungsi Tombol Panasonic KX-TSC11   11 comments

Halo, sodara-sodara sebangsa setanah air. Seorang teman, pagi tadi telp  katanya dia lupa mau nyetting tanggal di pesawat KX-TSC11. Karena kebetulan ada sedikit waktu senggang ditengah kerumitan pekerjaan, saya sisihkan untuk menulis secuil panduan setting KX-TSC11 ini.  Mungkin sodara-sodaraku yang lain juga membutuhkannya, makanya saya bagi-bagi disini.

Pesawat KX-TSC11 ini memerlukan 3 buah batre tipe AA agar seluruh fiturnya dapat difungsikan.

Penampakan, dan beberapa posisi tombol KX-TSC11 dapat dilihat dibawah ini :

Baca entri selengkapnya »

Posted Mei 27, 2011 by asepsajah in Fixed Phone, Telephone

Ngoprek IP-PBX Yuuuuuuuuuuuuuu…   40 comments

Tulisan ini mungkin enggak keren, bisa jadi telat, bisa jadi ketinggan zaman, atau bisa jadi gak berguna alias sampah. Hehe…monggo lah mau dinilai apa juga, silahken !

Apaan sih IP-PBX ?

Kalau PBX Analog (konvensional udah tahu kan ? kalau belum tahu googling aja sendiri…😉 )

Mengenai definisi IP-PBX, berikut ini definisi menurut Mbak WIKI (pedia) :

IP PBX atau Internet Protocol Private Branch Exchange adalah PABX yang menggunakan teknologi IP. IP PBX adalah perangkat switching komunikasi telepon dan data berbasis teknologi Internet Protocol (IP) yang mengendalikan ekstension telepon analog (TDM) maupun ekstension IP Phone. Fungsi-fungsi yang dapat dilakukan antara lain penyambungan, pengendalian, dan pemutusan hubungan telepon; translasi protokol komunikasi; translasi media komunikasi atau transcoding; serta pengendalian perangkat-perangkat IP Teleponi seperti VoIP Gateway, Access Gateway, dan Trunk Gateway.

Solusi berbasis IP PBX merupakan konsep jaringan komunikasi generasi masa depan atau dikenal dengan istilah NGN (Next Generation Network) yang dapat mengintegrasikan jaringan telepon konvensional (PSTN/POTS), jaringan telepon bergerak (GSM/CDMA), jaringan telepon satelit, jaringan Cordless (DECT), dan jaringan berbasis paket (IP/ATM).

IP PBX membawa kemampuan multilayanan di jaringan IP ke dunia komunikasi teleponi, sehingga akan memungkinkan semakin banyak layanan komunikasi yang dapat berjalan di atas jaringan IP. Multilayanan tersebut adalah Voicemail & Voice Conference, Interactive Voice Response (IVR), Automatic Call Distribution (ACD), Computer Telephony Integration (CTI), Unified Messaging System (UMS), Fax Server & Fax on Demand, Call Recording System, Billing System, serta Web-based Management System.

IP PBX dapat mendukung antarmuka trunk Analog FXO/FXS; Digital E1-MFC R2, ISDN BRI, ISDN PRI; IP (H.323/SIP/IAX); dan Analog Tie Line E&M. Selain itu, IP PBX dapat mendukung antarmuka ekstension Analog FXO/FXS; ekstension Digital; ISDN Interface BRI (2B+D); dan TCP IP (H.323/SIP/IAX).

Baca entri selengkapnya »

Posted Mei 13, 2011 by asepsajah in Voip